Selasa, 06 Maret 2012

[Catatan] Slank, Cinta Bunda dan Kekuatan Slankers

Cinta itu Air,
Cinta itu Udara,
Cinta itu Berkorban,
Cinta itu Keyakinan,
Cinta itu Kemuliaan,
Cinta itu Agung,
Cinta itu Tuhan ….

Itulah Prolog lagu Ku di Negeri Orang yang terdapat pada Album terbaru Slank yang berjudul ‘ I Slank U”.
Di tengah fenomena boyband, girlband yang marak di negeri ini, dan tenggelamnya band-band yang menurut saya cukup berkualitas,   kehadiran album baru dari band legendaris ini membuat saya berpikir,  mengapa Slank tetap bisa bertahan?
Saya bukan Slankers, tapi saya suka lagu-lagunya Slank. Siapa yang tidak kenal dengan lagu “ I miss You but I hate You, Balikin, Terlalu Manis, Kamu harus Pulang” dan masih banyak lagi lagu lagu lainnya yang sangat booming pada masanya.
Kembali kepada pertanyaan, mengapa Slank bisa bertahan sampai dengan saat ini? Jawabannya mungkin 2 hal ini.
Slank punya Slankers .

Bila di bandingkan dengan personil boy band yang ada sekarang, tampang personil band yang terdiri Bimbim, Kaka, Ivanka, Abdee dan Ridho ini tentu kalah ganteng, kalah keren.
Tapi Slank memiliki penggemar yang fanatik dan kreatif.  Bahkan ketika Bimbim hendak berniat untuk membubarkan Slank, tahun 1996, karena konflik akibat personilnya terlibat narkoba, sebuah surat yang ditulis dengan darah oleh seorang Slanker membuatnya mengurungkan niatnya. Isinya menyeramkan. Dia bersumpah untuk membunuh Bimbim jika Bimbim benar benar melaksanakan niatnya untuk membubarkan Slank.
Sekelompok  anak muda yang kebanyakan remaja,  yang begitu mengidolakan pujaannya ini, tentu akan mengikuti apa yang dilakukan pujaannya. Ketika pujaannya melakukan hal-hal negatif, pastinya mereka akan melihat dan menirunya, untung para personil Slank bisa keluar  dari jerat Obat Langit ini, sehingga sekarang, kelompok anak muda ini bisa diarahkan ke hal-hal yang lebih positif, dan manajemen Slank memberinya wadah Slank Fan Club. Di jajaring sosial juga, kita bisa temukan Slankers Community.

Slank punya Ibu
Sebuah Grup Band, ketika personilnya terkena narkoba, pasti diikuti dengan tenggelamnya grub band tersebut, lihat saja Padi, Kangen Band, Krispatih (meski sudah ganti vokalis, tetap tidak seperti saat Sammy jadi vokalisnya), tapi ini tidak terjadi pada Slank. Slank punya Ibu, Iffet Viceha Sidharta, yang di panggil Bunda Iffet. Sentuhan kasih  seorang Ibu dan perjuangan seorang Ibu yang membuat personil Slank ini berhasil keluar dari Jerat Narkoba.
Walaupun bisa di bilang terlambat, karena Bunda baru mengetahui anaknya menggunakan barang haram tersebut setelah 2 tahun.  Cara Bunda menghadapi  mereka yang tengah kecanduan sampai bisa lepas dari Narkoba pun benar-benar cara seorang Ibu, menurut Bunda, anak yang sedang terkena masalah narkoba, tidak boleh di marahi, harus dengan sabar menghadapinya.
Dan karena tidak mau anak-anaknya kembali ke dunia haram tersebut, Bunda mengambil alih management Slank dan selalu mengikuti kemana  pun Slank pergi.
Peran orang tua, cara pendekatan orang tua kepada anak, sangat menentukan kehidupan seorang anak.
**************
kau tahu rasa di hatiku kangen sama kamu
sejak kita berpisah jauh ku gelisah selalu
bekal rasa di dadaku merindukan kamu
sejak kita jarang bertemu aku resah selalu
aku di negri orang merantau tuk mencari uang
ku di seberang lautan terasa berat tanpa kau seorang
tapi cinta cinta kita takkan terpisahkan
sabar sayang sabar sayang aku nanti pulang
walau kita tidak bersama aku tetap setia
aku di negri orang merantau tuk mencari uang
ku di seberang lautan walaupun berat masih ku bertahan
yakin cinta cinta kita takkan tergoyahkan
aku di negri orang merantau tuk mencari uang
ku di seberang lautan walaupun berat tetap ku bertahan
yakin cinta cinta kita takkan tergoyahkan
Lirik lagu yang pas buat orang orang yang sedang merantau di negeri orang tuk mencari sesuap nasi dan segenggam berlian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar